Voltaren Obat Apa? Amankah untuk Ibu Hamil?

Sebagian besar orang tentu pernah atau sering mengalami nyeri sendi. Beberapa cara dilakukan untuk meredakan nyeri sendi, termasuk mengonsumsi obat-obatan. Kamu tentu sudah tidak asing lagi dengan voltaren. Lantas, voltaren obat apa? Dan amankah dikonsumsi oleh ibu hamil?

Simak ulasan lengkapnya berikut ini untuk mengetahui kandungan dan kegunaan obat voltaren.

Voltaren Obat Apa?

Voltaren dikenal sebagai obat untuk mengatasi nyeri dan peradangan. Ada lima varian produk obat voltaren, yaitu voltaren gel, tablet, suppositoria, suntik dan voltaren balsem Pereda nyeri dengan herbal.

Voltaren merupakan obat antiinflamasi nonsteroid yang memiliki kandungan bahan aktif diclofenac sodium. Kandungan voltaren tersebut bekerja dengan cara mengurangi produksi prostaglandin, yaitu zat yang dapat menyebabkan nyeri dan peradangan dalam tubuh ketika tubuh mengalami luka maupun cedera.

Voltaren dapat digunakan untuk meredakan nyeri pada beberapa kondisi tertentu, seperti nyeri akibat haid, nyeri otot dan nyeri sendi. Obat ini digunakan untuk mengatasi rasa sakit ringan hingga sedang seperti gejala kekakuan sendi akibat osteoarthritis atau rheumatoid arthritis. Jika setelah mengonsumsi obat ini tidak bertambah baik, segera lakukan pemeriksaan untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Aturan Pakai dan Dosis 

Konsumsi voltaren sesuai dengan peraturan dan aturan pakai yang tercantum pada kemasan atau ikuti petunjuk dokter dan jangan mengubah dosis tanpa sepengetahuan dari dokter. Berikut adalah dosis penggunaan voltaren berdasarkan bentuknya untuk orang dewasa:

  • Voltaren tablet

Digunakan 2-3 kali sehari dengan dosis 50 mg. untuk kasus ringan, gunakan dengan dosis 70-100 per hari. Dosis maksimal penggunaan per hari adalah 150 mg

  • Voltaren supositorio

1 supositoria memiliki dosis 100 mg dan digunakan pada malam hari dan penggunaan maksimal 150 mg

  • Voltaren gel

Dosis 2-4 gram atau seukuran butir ceri, penggunaannya dengan dioleskan 3-4 kali per hari di area yang terasa nyeri

  • Voltaren suntik

Dosis penggunaan 1-2 ampul 3 ml (setara 75 mg) per hari. Digunakan tidak lebih dari 2 hari dan dosis maksimal per hari adalah 150 mg.

  • Voltaren balsem

Voltaren balsem Pereda nyeri dengan herbal dapat digunakan untuk anak-anak usia di atas 12 tahun dan orang dewasa. Cara penggunaannya dioleskan tipis di area yang terasa nyeri 3-4 kali per hari

Peringatan Sebelum Menggunakan Voltaren

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum menggunakan voltaren, yaitu:

  • Beritahu riwayat alergi yang dimiliki pada dokter
  • Beri tahu dokter jika baru menjalani atau berencana menjalani operasi bypass jantung karena voltaren tidak boleh digunakan pada kondisi tersebut
  • Beri tahu dokter jika sedang atau pernah menderita penyakit jantung, asma, stroke, hipertensi, diabetes, edema, tukak lambung, penyakit hati dan penyakit ginjal
  • Konsultasikan terlebih dahulu jika kamu sedang hamil atau menyusui
  • Segera temui dokter jika mengalami reaksi alergi obat

Efek Samping

Karena memiliki kandungan diclofenac sodium, terdapat beberapa efek samping yang bisa muncul setelah menggunakan voltaren, yaitu:

  • Diare
  • Sakit perut, kembung, mual dan muntah
  • Gatal-gatal
  • Kantuk dan sakit kepala
  • Hidung tersumbat
  • Peningkatan tekanan darah
  • Nyeri dan bengkak di tangan dan kaki

Pada reaksi yang lebih serius akan menimbulkan efek samping, seperti: gangguan jantung, gangguan ginjal, gangguan hati dan perdarahan di saluran pencernaan.

Amankah Voltaren untuk Ibu Hamil?

Saat sedang hamil atau sedang program hamil, sebaiknya hindari penggunaan voltaren karena obat antiinflamasi ini dapat menyebabkan komplikasi kehamilan seperti gangguan jantung dan ginjal bayi yang belum lahir, hingga masalah proses persalinan.

Pada ibu menyusui, kandungan voltaren dapat terserap dalam asi. Meskipun belum ada laporan mengenai bahaya voltaren pada bayi, sebaiknya konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan obat ini.Itulah beberapa hal mengenai voltaren obat apa dan kandungan di dalamnya. Sebelum menggunakan obat voltaren, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.

Leave a Reply

Your email address will not be published.